Langsung ke konten utama

Solo Backpacker ke Perth, Australia (13 - 17 Mei 2015)5 Hari 5 Malam

Semoga cerita saya ini masih berguna. Baru kesempatan ini saya usahakan menulis perjalanan saya ke Perth Australia bagian Selatan. Kenapa saya pilih Perth bukan Sydney or Melbourne yang lebih terkenal? Karena tiket pp pesawatnya murah.

Pengeluaran tiket pesawat (pp) = Rp 2.579.303. 
  1. Airport tax AirAsia(Jakarta-Bali) = Rp 40.000. 
  2. Airrport tax AirAsia(Bali-Perth) = Rp 200.000. 
  3. Tiket pesawat AirAsia(Bandara Soetta - Denpasar)13 Mei 2015 = Rp 402.311. 
  4. Tiket pesawat AirAsia(Denpasar - Perth - Denpasar)14 Mei 2015 & 17 Mei 2015 = Rp 1.361.000. 
  5. Tiket pesawat AirAsia(Denpasar - Bandara Soetta) = Rp 575.992.  
Saat itu saya bawa uang rupiah Rp 575.000 &  $AUD 570(Rp 5.700.000)

HARI KE-1(Rabu, 13 Mei 2015)


Saya keluar dari kantor jam 17:20 WIB untuk menuju ke BTC (Bintaro Trade Center) saya jalan kaki aja. Lumayan jauh sich kalau bawa ransel yang lumayan berat. Sampai di Travel Xtrans jam = 17:35 WIB. Langsung dech saya beli tiketnya tujuan Bandara Soetta dgn harga Rp 50.000. Jadwal berangkat bisnya jam 18 tapi telat 15 menit. Saat itu jumlah penumpang ada 6 orang. Lagi menikmati pemandangan, saya baru sadar kok rutenya beda? Nggak seperti umumnya. Tapi ini kok lewat Tol Baru Meruya. Dalam hati sich senang jadi bisa cepat sampai Bandara.

Untuk teman-teman yang berdomisili di Jakarta dan mau ke Bandara Soetta prepare waktunya 4 jam agar tidak ketinggalan pesawat. Rugi kan kalau sampai beli tiket lagi.

Waktu itu arah ke Bandara macet banget. Dengan naik Xtrans hanya dalam waktu 1 jam sudah sampai Bandara. Saya sampai Bandara jam = 19:20 WIB. Langsung saya check-in karena saya belum bayar Airport Tax Rp 40.000. Saya beli tiket di Traveloka bukan di web AirAsia. Untuk AirAsia penerbangan domestik, Customer diwajibkan beli bagasi 15kg. 

Daripada mubajir, saya bungkus dgn 2 rain cover ransel Eigerku agar tidak rusak. Saya was-was juga ransel saya masuk bagasi, takut rusak. Soalnya saya tidak beli asuransi. Bila tas saya rusak, nggak bisa diganti. Alhamdulilah ransel saya tidak rusak, tapi rain cover saya yang orange jadi kotor.

Lama perjalanan ke Denpasar adalah 2 jam. Saya sampai Bandara I Ngurah Rai jam : 00:30 WITA. Penilaian saya untuk Bandara Bali biasa aja tapi kok di koran-koran katanya bagus. Saya menuju ke Baggage. Lama juga nunggunya, tapi pas keluar, ransel saya langsung muncul.

Sambil menunggu untuk penerbangan selanjutnya ke Perth yang akan memakan waktu selama 7 jam diatas pesawat. Saya jalan-jalan di sekitaran Bandara Domestik. Sepi boo. Nggak ada restoran yang buka. Padahal dari sore saya belum makan nasi. Akhirnya saya putuskan beli Pop Mie saja di K-Cycle dengan harga Rp 7.000

Pengeluaran Hari ke-1(13 Mei 2015) = Rp 107.000.
  1. Bis Travel Xtrans (BTC Bintaro - Bandara Soetta) = Rp 50.000
  2. Beli pulsa Axis = Rp 50.000.
  3. Makan Pop Mie di Bandara Ngurah Rai Denpasar = Rp 7.000.

HARI KE-2(Kamis, 14 Mei 2015)
Selesai makan saya menuju ke Bandara International. Saya lewat jalan baru sepertinya, soalnya sepi nich jalanan. Tapi akhirnya sampai juga di Lt.3. Disini baru ada restoran yang buka. Tapi tidak ada bangku buat istirahat. Saya turun aja menggunakan lift ke Lt.1. Ada bangku boo, istirahat dech sebentar. Kemudian naik lift ke Lt. 3 lagi untuk ke toilet, tapi kok krannya nggak berfungsi?. Lalu saya turun ke Lt.2. Alhamdulilah krannya berfungsi.

Selesai bersih-bersih saya turun lagi ke Lt.1. Lapar, aku pilih makan nasi+ayam penyet+Aqua dengan bayar Rp 61.000. Selesai sarapan, saya naik ke Lt.3 untuk check-in, lalu ke Gate 7. Baru ada 2 orang saja di Gate 7. Disana saya beli Aqua(Rp 15.000). Belum saya habiskan Aqua, Penerbangan QZ 534 dipanggil. Minuman tsb harus saya habiskan. Mubajir kalau dibuang kan harganya mahal. Pelan-pelan minumannya saya habiskan.

Hanya beberapa orang Indonesia yang pergi ke Perth, yang dominan orang asing. Saya seperti berada di negara orang, padahal kan ini di Bali, Indonesia. Sedih saya.Yaaaa.... nggak ketemu cowok ganteng dan single nich. Padahal saya berharap ketemu jodoh saat traveling ke Perth Australia. AirAsia tepat waktu terbangnya alias on-time. I like it. Didalam pesawat untuk menghabiakan waktu 7 jam ya dengan menulis perjalanan saya. I'm enjoy with my journey.

Selama di Perth saya menginap di The Witch's Hat Hostel. Saya menginap selama 3 malam. Saya bayar $AUD 96(Rp 960.000). Semalam harganya = $AUD32(Rp 320.000).

Pengeluaran Hari ke-2(14 Mei 2015) = Rp 1.071.000.
  1. Sarapan nasi ayam penyet Bandara Bali = Rp 61.000.
  2. Beli minuman Aqua di Bandara Bali = Rp 15.000.
  3. Tiket bis di Perth Nomor 37
  4. Tiket bis Nomor 220 (Tujuan Esplanade) = Gratis.
  5. Beli Minum+Coklat+Snack = Rp 35.000
  6. Hostel 3 malam = $AUD96(Rp 960.000)

HARI KE-3(Jum'at, 15 Mei 2015)

Hari ke-2 di Perth, saya bangun jam 7 pagi dan langsung mandi. Teman sekamar saya perempuan yang dari Jepang namanya Haciko. Dia belum bangun. Selesai mandi dan rapi-rapi. Saya menuju ke dapur. Saat itu jam 8 pagi. Sarapannya belum ada. Ternyata ada tulisannya kalau sarapan jam 9. Walah siang amat ya.


Daripada lama menunggu saya keluar hostel mau ke Perth Zoo aja. Dari Hostel jalan kaki sampai jalan raya. Jaraknya lumayan. 



PERTH ZOO





Saya menunggu di Halte Francis selama 7 menit untuk naik bis BlueCat(Gratis), lalu turun si Esplanade Busport, lalu naik keatas. Saya beli Smart Rider harganya $AUD 30. Setelah itu cari sarapan dulu, mampir beli menu Thai Chicken Curry dengan bayar $AUD 9,5. Selesai sarapan saya menuju ke Plafond E Untuk ke Perth Zoo bisa naik bis No.30 dan 31. Penumpangnya hanya 2 orang. Jaraknya dekat ternyata. Turun dech.

Harga tiket dewasa untuk masuk ke Perth Zoo $AUD 27. Karena masih pagi jadi masih sepi. Yeee saya berhasil melihat Kangguru dan Koala di negaranya langsung. Ingin pegang Kanggurunya sich tapi kok turis lain pada nggak pegang. Ya udah aku ikutan nggak pegang dech. Takut nanti Kanggurunya ngamuk. Kalau ngamuk kan bahaya.

Pengeluaran Hari ke-3(15 Mei 2015) = Rp 1.095.000.
  1. Beli Smart Rider = $AUD 30(Rp 300.000).
  2. Sarapan Thai Chicken Curry = $AUD 9,5(Rp 95.000)
  3. Tiket Perth Zoo = $AUD 27(Rp 270.000)
  4. Beli minum+Pie = $AUD 6(60.000)
  5. Beli oleh-oleh(1) = $AUD 20(Rp 200.000)
  6. Beli oleh-oleh(2) = $AUD 17(Rp 170.000)

HARI KE-4(Sabtu, 16 Mei 2015)

FREMANTLE

Berangkat ke Fremantle dari Hostel jam 08 pagi. Naik kereta api dari Stasiun Perth, ongkosnya $AUD 3,5(Rp 35.000).


Karena hujan seharian di Fremantle, tujuan pertama saya adalah ke Shad Market. Saya menemukan Toko Souvenir yang murah tapi saya lupa namanya. Pelayannya bisa bahasa melayu loh. Saya banyak beli souvenirnya. Habis sekitar $AUD 170(Rp 1.700.000).

Selesai belanja saya makan, bisa dibilang  sekalian makan siang sich, saya juga belum sarapan. Tadi hanya beli roti Caraca 2 macam, masing-masing dengan hanya sekitar $AUD 3,6. Yang pertama rasanya manis banget, porsinya gede. 1/4 sisanya tidak habis saya makan.Roti yang kedua baru saya makan di Bandara Pertj, itupun 1/4 nya juga tidak saya habiskan. Setelah itu saya keliling Fremantle dengan naik bis gratis. 

Pulangnya dari Terminal bis Fremantle(Depan Stasiun Fremantle) naik bis No 106 tujuan Esplanade Busport. Berangkat jam 13:20 sampai Esplanade Busport(E1) jam 14:10, ongkosnya $AUD 3,5(Rp 35.000). Transportasi antara berangkat dan pulang saya pilih berbeda agar dapat pengalaman yang beda pula. 
Agar tidak berat dan repot saya balik ke Hostel dulu untuk taruh belanjaan dan istirahat sebentar selama 30 menit. Lanjut lagi keluar Hostel untuk jalan-jalan lagi.

KING PARK & BOTANICAL GARDEN

Dari Halte Francis naik Blue CAT (gratis). Turun di Esplanade Busport. Niatnya mau naik bus Green CAT. Ternyata Sabtu & Minggu bus tersebut libur. Bingung dech. Mau kesana dari Esplanade Busport naik bis nomor berapa ya?(bertanya dalam hati). 

Saya cari tahu dech di mading informasi. Ternyata kesana naik bis nomor 26. Lalu saya turun ke Platfond B1. Saya tunggu agak lama kok bisnya nggak muncul-muncul. Akhirnya saya putuskan naik bis Blue CAT lagi dan turun di Halte Hay Street. Nyebrang dech saya. Saya akhirnya naik bis nomor 37 saja. Sayang banget selama 2 hari Perth hujan terus. So nggak bisa dech pakai kamera DSLR ku.



Disana saya tidak menemukan Jembatan Kaca. Sayang banget. Saya pulang jam 6 sore. Pulangnya naik bis nomor 37 lagi. Kali ini gratis. Nggak tahu dech kenapa. Saat itu supirnya orang India, dia ngobrol dengan saya.

Sebelum balik ke Hostel saya makan malam di Restoran Kebab. Harga Kebab dan minum sekitar $AUD 14(Rp 140.000). Porsinya besar. Saya tidak sanggup menghabiskannya. Selesai makan malam, saya balik ke Hostel. Sampai Hostel teman sekamar saya ternyata sudah ada. di kamar saya wifian dan baru tidur sekitar jam 22:00 malam.
Pengeluaran Hari ke-4(16 Mei 2015) = Rp 2.021.000.
  1. Beli roti di Coraca 2 macam = $AUD 6,6(Rp 66.000)
  2. Beli oleh-oleh di Fremantle = $AUD 170(Rp 1.700.000)
  3. Makan siang di restoran Cina = $AUD 11,5(Rp 115.000)
  4. Makan Malam di Hay Street = $AUD 14(Rp 140.000)

HARI KE-5(Minggu, 17 Mei 2015)

Pagi ini saya bangun tidur jam 06:30. Langsung saja saya mandi dan berkemas. Sebenarnya dapat sarapan tapi baru di siapkan sekitar jam 9 pagi. Daripada saya telat nanti. Saya check-out dari Hostel jam 08:45. Saya mau pamit dengan teman sekamarku tapi dia belum bangun. Saya was-was resepsionistnya belum datang. Kan saya ada deposit uang sekitar $AUD 30(Rp 300.000). Kalau deposit tidak diambil sayang banget. Saya tunggu dech sampai pegawainya datang. Pegawainya baru datang jam 09:05. Saya langsung berikan kunci kamar dan peralatan makannya dan check-out. Cepat kok urusan check-outnya. Selamat tinggal Perth. I miss you for all.

Dari Hostel menuju ke Halte bis lumayan jauh. Saya jalan kaki dengan membawa ransel yang berat. Wuih capek ya. But i'm happy. Jalan sampai ke Halte sekitar 5 menit saja. Dari Halte Francis  saya naik bis Blue CAT, lalu turun di Halte Hay Street. Saya nyebrang ke arah gereja. Dari situ saya naik bis Nomor 37, lama perjalanan sampai Bandara sekitar 1 jam.

Sampai di Bandara saya langsung masuk ke Imigrasi dan ruang tunggu. Saat di pengecekan bawaan penumpang. Saya tertahan agak lama karena bawaan saya dibongkar. Saya lumayan banyak beli oleh-olehnya. Tapi alhamdulilah tidak ada pelanggaran. Sayapun bisa masuk.

Pesawat AirAsia take Off tepat waktu. 

Kesimpulan tentang Perth menurut saya :
  1. Sepi. Enak banget untuk liburan.
  2. Tidak macet.
  3. Tidak ada jalan tol.
  4. Jarang ada lampu merah, kecuali di Perth City.
  5. Pengendara mobil ngebut.
  6. Tidak ada yang membunyikan klakson.
  7. Kendaraan umum nyaman dan tidak penuh.
  8. Ada bis gratis yaitu : Blue CAT, Green CAT & Yellow CAT.
  9. Orang asing pada bangun siang.
  10. Hostel yang saya pilih jalannya jauh.
  11. Sarapan di Hostel mulainya terlalu siang, yaitu jam = 08:30 (Weekday) & 09:00 (Weekend).
  12. Orang asing pada suka minum bir.
  13. Sore kumpul-kumpul di taman.
  14. Orangnya ramah-ramah.
  15. Hostel The Witch Hat bersih, sarapan gratis dan wifi gratis. Wifi kurang kencang, tidak bisa buka Youtube.
  16. Diminta Deposito saat check-in.
Total pengeluaran selama di Perth, Australia(5 Hari 5 Malam) = Rp 6.873.303.

*** Selesai ***

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bagusnya Pelayanan di Rumah Sakit Mayapada Lebak Bulus

Saya adalah pengguna Asuransi Inhealth Mandiri. Di Klinik Cahaya Madani Ciganjur saya ke dokter gigi untuk melihat gigi bungsu atas kiri. Setelah dilihat gigi saya oleh dokter gigi. Dokter bilang disuruh cabut. Waduh seumur-umur saya belum pernah dicabut selain waktu kecil gigi saya mah copot sendiri, nggak pernah dicabut sama dokter gigi. Saya tanya ke dokter, bisa nggak ditambal aja? dokter bilang nggak bisa harus dicabut. Waduh saya takut. Sakit nggak ya kalau dicabut. Karena dokter gigi di klinik itu tidak dapat menangani kasus gigi yang saya alami maka saya diberi rujukan ke Rumah Sakit Mayapada Lebak Bulus. Sebelumnya saya tanya jadwal dokter gigi di RS tersebut. Ternyata jadwal ada di Hari Sabtu dari Jam = 17:00 - 20:00. Cocok nich, nggak perlu ijin nggak masuk kerja. Jadwal di hari lain ada yaitu : Senin - Selasa dari jam = 14:00 - 17:00 & Jum'at dari jam = 08:00 - 11:00 dan 15:00 - 20:00. Sebelum datang telpon ke RS terlebih dahulu untuk bikin janji karena pasiennya

Perbedaan Bakpia Kurnia Sari dengan Bakpiaku

Aku sebenarnya bukan penggemar Bakpia, tapi karena setiap tahun aku selalu pulang kampung di daerah Purworejo dan menginap di Yogyakarta. Yogyakarta adalah kota yang selalu ingin aku kunjungi berkali-kali tanpa bosan karena orangnya ramah-ramah. Mengenai Bakpia Kurnia Sari & Bakpiaku akan aku jabarkan dibawah ini mengenai harga & rasa : BAKPIA KURNIA SARI NO  RASA DAN ISI  HARGA PER DOS  BERAT  15 20 1 Kacang Hijau 30.000 40.000 600-750 gr 2 Kumbu Hitam 30.000 40.000  600-750 gr 3 Coklat 30.000 40.000  600-750 gr 4 Susu 30.000 40.000  600-750 gr 5 Kopi 30.000 40.000  600-750 gr 6 Keju 30.000 40.000  600-750 gr 7 Durian 40.000  600-750 gr 8 Green Tea 30.000  600-750 gr Alamat toko Bakpia Kurnia sari :   Jl. Glagahsari 97C Telp : 0274.380502 Jl. Glagahsari 112 Telp : 0274.375030 Ruko Permai Pogung Lor, Ring Road Utara No. 6 Telp : 0274.625729   15 20